Soal Error Analysis of Appositive in The Sentence dan Pembahasannya


Soal Error Analysis of Appositive in The Sentence dan Pembahasannya



Hi, sobat!
Pernahkah kamu menjumpai atau mengerjakan soal error analysis pada TOEFL Test? Ya, soal error analysis ini merupakan bagian dari TOEFL Test, khususnya Grammar or Structure atau Written Expression. 
Lantas apa sih Error Analysis itu? Ya, Error Analysis, atau yang seringkali disebut juga dengan error recognition, merupakan bagian dari jenis soal baik pilihan ganda atau isian yang bertujuan agar test taker dapat mengenali atau menganalisis error atau kesalahan dalam grammar/structure (gramatika) sebuah kalimat atau wacana, khususnya English grammar atau English structure
Grammar atau Structure itu sendiri merupakan bentuk atau kaidah bahasa, disebut juga gramatika, yang dipengaruhi oleh aturan-aturan suatu pemerolehan bahasa tertentu. Misalnya, penggunaan kata, penyusunan kata dalam klausa atau kalimat, penyesuaian konteks dan konten kalimat, pembentukan kata, pemerhatian kesopanan bahasa, dan sebagainya. 

What is Appositive?

Appositive merupakan noun (kata benda) yang berada sebelum atau sesudah noun (kata benda) lainnya, dan memiliki makna yang sama. Appositive juga dapat diartikan sebagai informasi tambahan (penjelas) terkait noun (kata benda). 
Selain itu, appositive ini biasanya berupa noun phrase atau frasa nomina, yang bertujuan untuk sebagai referensi makna bagi main noun (kata benda utama) yang berkedudukan sebagai subject atau object sebuah klausa atau kalimat. Sementara itu, appositive dalam klausa atau kalimat biasanya diapit oleh tanda koma (,). 
Kemudian, appositive seringkali ditempatkan sebelum atau sesudah main noun (kata benda utama) yang menjadi rujukannya. 

Perhatikan beberapa contoh berikut ini!
Sally, the best student in the class, got an A on the exam.
Pembahasan:
Pada contoh kalimat di atas “Sally” merupakan subject kalimat, dan “the best student in the class” merupakan appositive phrase karena noun (kata benda) “student” dan adanya koma (,) yang mengapit kata-kata tersebut.  “Sally” & “the best student in the class (menjelaskan Sally)” adalah orang yang sama. Meskipun Anda menghilangkan appositive pada kalimat di atas, kalimat tersebut masih memiliki arti yang utuh. (Sally got an A on the exam).

My friend, George, is attending the lecture.
Pembahasan:
Pada kalimat di atas, kata “George” diapit oleh dua tanda koma (,), maka kata “George” merupakan sebuah appositive, yang merujuk pada noun phrase “my friend” yang berkedudukan sebagai subject kalimat. 

Sarah, an excellent basketball player, rarely misses her basketball shots.
Pembahasan:
Pada kalimat di atas, kata “an excellent basketball player” diapit oleh dua tanda koma (,), maka kata “an excellent basketball player” merupakan sebuah appositive, yang merujuk pada noun “Sarah” yang berkedudukan sebagai subject kalimat. 

Pada kesempatan kali ini kami akan menyajikan soal error analysis of appositive in the sentence dan pembahasannya. Yuk, simak selengkapnya pada pembahasan berikut ini!

Soal Error Analysis of Appositive in The Sentence dan Pembahasannya

Identify if the sentences are correct (C) or incorrect (I). Pay attention to the subject, verb, and appositive in each of the following sentences.


1. The son of the previous owner, the new owner is undertaking some fairly broad changes in management policy. 
Jawaban: Correct
Pembahasan: kalimat di atas memiliki struktur kalimat yang lengkap yaitu subject “the new owner” dan verb “is undertaking”. Sementara itu, dalam kalimat ini terdapat appositive yaitu “the son of the previous owner”. 
The son the previous owner: appositive 
the new owner: subject 
is undertaking: verb 
some fairly broad changes: object
in management policy: prepositional phrase

2. Last semester, a friend, graduated cumlaude from the university. 
Jawaban: Incorrect
Pembahasan: kalimat di atas memiliki struktur kalimat yang kurang lengkap yaitu tidak mempunyai subject dan memiliki verb “graduated”. Sementara itu, dalam kalimat ini “a friend” merupan appositive, bukan merupakan main subject atau subjek utama dalam kalimat. Jadi, kalimat di atas memerlukan subject, misalnya Sarma.
Last semester: adverb
a friend: appositive
graduated: verb 
cumlaude: adjective 
from the university: prepositional phrase
Correction: Last semester, a friend, Sarma graduated cumlaude from the university.

3. Valentine’s Day, February 14, is a special holiday for sweethearts. 
Jawaban: Correct
Pembahasan: kalimat di atas memiliki struktur kalimat yang lengkap yaitu subject “Valentine’s Dar” dan verb “is”. Sementara itu, dalam kalimat ini terdapat appositive yaitu “February 14”.
Valentine’s Day: subject
February 14: appositive
is: verb 
a special holiday: object 
for sweethearts: prepositional phrase

4. At long last, the chief executive officer, has decided to step down. 
Jawaban: Incorrect
Pembahasan: kalimat di atas memiliki struktur kalimat yang kurang lengkap yaitu tidak memiliki subject dan memiliki verb “has decided”. Sementara itu, dalam kalimat ini “the chief executive officer”merupakan appositive, bukan merupakan main subject atau subjek utama dalam kalimat. Jadi, kalimat di atas memerlukan subject, misalnya John.
At long last:
the chief executive officer: appositive 
has decided: verb 
to step down: infinitive 
Correction: At long last, the chief executive officer, John has decided to step down.

5. Tonight’s supper, leftovers from last night, did not taste any better tonight than last night. 
Jawaban: Correct
Pembahasan: kalimat di atas memiliki struktur kalimat yang lengkap yaitu subject “tonight’s supper” dan verb “did not taste”. Sementara itu, dalam kalimat ini terdapat appositive yaitu “leftovers from last night”.
Tonight’s supper: subject
leftovers from last night: appositive 
did not taste any better: verb phrase
tonight than last night: adverb 

6. The only entrance to the closet, the door was kept locked at all times. 
Jawaban: Correct
Pembahasan: kalimat di atas memiliki struktur kalimat yang lengkap yaitu subject “the door” dan verb “was keep locked”. Sementara itu, dalam kalimat ini “the only entrance to the closet” merupakan appositive, bukan main subject atau subjek utama dalam kalimat. 
The only entrance to the closet: appositive
the door: subject
was kept locked: verb
at all times: adverb 

7. In the cold of winter, a wall heating unit, would not turn on. 
Jawaban: Incorrect
Pembahasan: kalimat di atas memiliki struktur kalimat yang kurang lengkap yaitu tidak memiliki subject dan verb “would not turn on”. Sementara itu, dalam kalimat ini “a wall heating unit” merupakan appositive, bukan merupakan main subject atau subjek utama dalam kalimat. Jadi, kalimat di atas memerlukan subject, misalnya wall heater. 
In the cold of winter: adverb 
a wall heating unit: appositive 
would not turn on: verb  
Correction: In the cold of winter, a wall heating unit, wall heater would not turn on.

8. The new tile pattern, yellow flowers on a white background, really brightens up the room. 
Jawaban: Correct
Pembahasan: kalimat di atas memiliki struktur kalimat yang lengkap yaitu subject “the new tile pattern” dan verb “brightens”. Sementara itu, dalam kalimat ini “yellow flowers on a white background” merupakan appositive. 
The new tile pattern: subject
yellow flowers on a white background: appositive 
really brightens up: verb phrase
the room: object

9. The high-powered computer the most powerful machine of its type, was finally readied for use. 
Jawaban: Incorrect
Pembahasan: kalimat di atas memiliki struktur kalimat yang kurang tepat yaitu subject “the high-powered computer” dan verb “was”. Sementara itu, dalam kalimat ini seharusnya appositive “the most powerful machine of its type” diapit oleh dua tanda koma (,). 
The high powered computer: subject 
the most powerful machine of its type: appositive 
was finally readied: verb phrase
for use: adverb  
Correction: The high-powered computer, the most powerful machine of its type, was finally readied for use.

10. A longtime friend and confidant, the psychologist was often invited over for Sunday dinner. 
Jawaban: Correct
Pembahasan: kalimat di atas memiliki struktur kalimat yang lengkap yaitu subject “the psychologist” dan verb “was invited”. Sementara itu, dalam kalimat ini “A longtime friend and confidant” merupakan appositive, bukan merupakan main subject atau subjek utama dalam kalimat. 
A longtime friend and confidant: appositive 
the psychologist: subject
was often invited over: verb phrase
for Sunday dinner: adverb 


Summary

Appostive merupakan sebuah noun (kata benda) ataupun noun phrase (frasa nomina) yang terdapat sebelum atau sesudah noun lainnya yang berkedudukan sebagai subjek atau objek sebuah kalimat; dan pada umumnya dipisahkan dari noun lainnya dengan tanda koma (,). Jika sebuah kata atau frasa merupakan appositive, maka kata atau frasa itu BUKAN main subject atau subjek utama dalam kalimat. Berikut contoh struktur appositive yang seringkali ada dalam kalimat bahasa Inggris. 
Subject, + Appositive, + Verb
Tom, a really good mechanic, is fixing the car.

Appositive, + Subject + Verb
A really good mechanic, Tom is fixing the car.
Keterangan:
Appositive di atas “a really good mechanic” menjelaskan subjek kalimat, yaitu “Tom”.  

Glossary

Subject

: bagian dari kalimat yang berupa orang, benda, tempat, dan sebaginya yang berperan sebagai “pelaku”. Subject ini umumnya berupa noun, pronoun, atau noun phrase.

Object

: sasaran yang menjadi pelengkap verb (kata kerja) dalam sebuah kalimat. Object ini umumnya berupa noun, pronoun, atau noun phrase.

Adjective

: kata yang berfungsi untuk mensifati atau memberikan informasi terkait kualitas, kuantitas, ciri-ciri visual, karakter, dan sebagainya pada noun (kata benda), seperti orang, benda, atau tempat.

Adjective clause

: adjective clause dikenal sebagai relative clause. Adjective clause atau dalam bahasa Indonesia disebut klausa adjektiva adalah dependent atau subordinate clause (klausa yang tidak bisa berdiri sendiri) yang berfungsi sebagai adjective (kata sifat). Adjective clausa ini menjelaskan noun (kata benda) atau pronoun (kata ganti) pada main clause (induk kalimat) dalam suatu complex sentence.

Verb phrase

: kumpulan kata yang terdiri dari dua kata atau lebih yang berfungsi sebagai verb (kata kerja). Verb phrase ini pada umumnya gabungan dari verb, auxiliary verb, modal, atau modifier.

Prepositional phrase

: kumpulan kata yang terdiri dari dua kata atau lebih yang berupa preposition (kata depan), object (noun atau noun phrase) dan kata lainnya.

Noun phrase

: kumpulan kata yang terdiri dari dua kata atau lebih yang berfungsi sebagai nomina (kata benda). Noun phrase dapat berposisi sebagai subject atau object sebuah kalimat.


Reference

Longman Preparation Course for the TOEFL Test


Demikian, sekilas penjelasan terkait soal error analysis of appositive in the sentence dan pembahasannya pada TOEFL Test bagian Structure atau Written Expression pada kesempatan kali ini. Semoga bermanfaat bagi kita semua dan dapat menambah wawasan kita dalam mempelajari bahasa Inggris. Terima kasih 😊  

Post a Comment

"Terima kasih Anda telah mengunjungi blog kami. Kami berharap Anda dapat memberikan saran, kritik, ataupun dukungan yang positif dan membagun agar kami dapat melakukan perbaikan pada artikel blog kami."

Previous Post Next Post