📢 Temui Saya di Lynk

Temukan semua tautan penting saya di Lynk.

Buka Lynk https://lynk.id/mryan

“Why” - Arti, Fungsi, Rumus, dan Contoh Penggunaannya


    “Why” - Arti, Fungsi, Rumus, dan Contoh Penggunaannya


    Hi, sahabat!
    Tahukah kamu apa itu "why"? Ya, "why" merupakan salah satu question word atau kata tanya yang lazimnya kita gunakan untuk menanyakan alasan, penyebab, tujuan, atau latar belakang suatu tindakan maupun peristiwa. Sebagai kata tanya, "why" memiliki makna "mengapa". 

    Sementara itu, "why" tidak hanya digunakan sebagai kata tanya saja, lho? Ada banyak fungsi dari kata "why", seperti conjunction (kata hubung), noun clause, dan sebagainya. Jadi, kita dapat menggunakan “why” dengan tepat dalam percakapan maupun tulisan sehari-hari, jika telah mampu memahami arti, fungsi, rumus, pola kalimat, serta contoh dialog.

    Pada kesempatan kali ini, kami akan membagikan artikel tentang: “Why” — Arti, Fungsi, Rumus, dan Contoh Penggunaannya. Yuk simak selengkapnya berikut ini!

    “Why” — Arti, Fungsi, Rumus, dan Contoh Penggunaannya


    A. Pengertian “Why”

    Kata “why” dalam bahasa Inggris berarti “mengapa” atau “kenapa”. Kata ini termasuk ke dalam question word (kata tanya) yang digunakan untuk menanyakan: alasan, penyebab, tujuan, atau latar belakang suatu tindakan maupun peristiwa.
    Contoh:
    • Why are you late? (Mengapa kamu terlambat?)
    • Why did she cry? (Mengapa dia menangis?)

    Jawaban dari pertanyaan “why” biasanya menggunakan:
    • because (karena),
    • since,
    • as,
    • atau penjelasan alasan lainnya.

    B. Fungsi “Why” dalam Bahasa Inggris

    Ada beberapa fungsi kata tanya “why” dalam Bahasa Inggris. 

    1. Menanyakan Alasan atau Penyebab

    Fungsi utama “why” adalah untuk menanyakan alasan terjadinya sesuatu.
    Rumus: “Why + auxiliary verb + subject + verb? Atau Why + to be + subject?”
    Contoh:
    • Why are you sad? (Mengapa kamu sedih?)
    • Why do you study English? (Mengapa kamu belajar Bahasa Inggris?)
    • Why did he leave early? (Mengapa dia pergi lebih awal?)

    2. Menanyakan Tujuan

    Rumus: “Why + do/does + subject + verb 1?”
    Contoh:
    • Why do you exercise every day? (Mengapa kamu olahraga setiap hari?)
    • Why does she read many books? (Mengapa dia membaca banyak buku?)

    3. Sebagai Noun Clause

    “Why” dapat berarti “mengapa”.
    Rumus: “Why + subject + verb”
    Contoh:
    • I know why he is angry. (Saya tahu mengapa dia marah)
    • Tell me why you came late. (Beritahu saya mengapa kamu datang terlambat)
    • She explained why she resigned. (Dia menjelaskan mengapa dia berhenti)

    4. Digunakan dalam Kalimat Tidak Langsung (Indirect Question)

    Rumus: “Question clause + why + subject + verb”
    Contoh:
    • Can you tell me why she left? (Bisakah kamu memberitahuku mengapa dia pergi?)
    • Do you know why they canceled the event? (Apakah kamu tahu mengapa mereka membatalkan acaranya?)

    5. Digunakan dalam Ekspresi Tertentu

    Contoh:
    • Why not? (Kenapa tidak?)
    • Why don’t we study together? (Mengapa kita tidak belajar bersama?)

    C. Rumus Lengkap Penggunaan “Why”

    Berikut ini beberapa rumus umum penggunaan kata tanya “why” dalam Bahasa Inggris.
     

    1. Simple Present Tense

    a. Dengan To Be
    Rumus: “Why + am/is/are + subject?”
    Contoh:
    • Why are you tired? (Mengapa kamu Lelah?)
    • Why is he absent today? (Mengapa dia tidak masuk hari ini?)

    b. Dengan Verb
    Rumus: “Why + do/does + subject + verb 1?”
    Contoh:
    • Why do you like football? (Mengapa kamu suka sepak bola?)
    • Why does she wake up early? (Mengapa dia bangun lebih awal?)

    2. Simple Past Tense

    Rumus: “Why + did + subject + verb 1?”
    Contoh:
    • Why did you leave the class? (Mengapa kamu keluar kelas?)
    • Why did they cancel the meeting? (Mengapa mereka membatalkan rapat itu?)

    3. Future Tense

    Rumus: “Why + will + subject + verb 1?”
    Contoh:
    • Why will you move to another city? (Mengapa kamu akan pindah ke kota lain?)
    • Why will they come late? (Mengapa mereka akan datang telat?)

    4. Present Continuous Tense
    Rumus: “Why + am/is/are + subject + verb-ing?” 
    Contoh:
    • Why are you laughing? (Mengapa kamu tertawa?)
    • Why is she crying? (Mengapa dia menangis?)

    5. Present Perfect Tense
    Rumus: “Why + have/has + subject + verb 3?”
    Contoh:
    • Why have you changed your mind? (Mengapa kamu berubah pikiran?)
    • Why has he stopped working here? (Mengapa dia berhenti bekerja di sini?)

    D. Jawaban Umum untuk Pertanyaan “Why”

    Pertanyaan “why” biasanya dijawab dengan kata berikut:
    Because = Karena
    Since = Karena
    As = Karena
    Due to = Disebabkan oleh
    Contoh:
    Question:
    Why are you late? (Mengapa kamu terlambat?)

    Answer:
    Because my motorcycle broke down. (Karena motorku rusak)

    E. Contoh Kalimat “Why”

    Berikut ini beberapa contoh kalimat tanya “why” dalam kehidupan sehari-hari. 

    1.Why are you angry? (Mengapa Anda marah?)
    2.Why do you study hard? (Mengapa Anda belajar dengan giat?)
    3.Why did she call you? (Mengapa dia menelepon Anda?)
    4.Why are they laughing? (Mengapa mereka tertawa?)
    5.Why will you travel abroad? (Mengapa Anda akan bepergian ke luar negeri?)
    6.Why is the classroom dirty? (Mengapa ruang kelas itu kotor?)
    7.Why have you not finished your homework? (Mengapa Anda belum menyelesaikan pekerjaan rumah Anda?)
    8.Why does he always come late? (Mengapa dia selalu datang terlambat?)
    9.Why did the teacher punish the students? (Mengapa guru menghukum para siswa?)
    10.Why are you learning English? (Mengapa Anda belajar bahasa Inggris?)

    F. Contoh Dialog Menggunakan “Why”

    Berikut ini beberapa contoh penggunaan kata tanya “why” dalam percakapan sehari-hari. 

    Dialog 1: Di Sekolah
    Teacher: Why did you come late today? (Mengapa kamu datang terlambat hari ini?)
    Student: Because the traffic was very heavy. (Karena lalu lintas sangat macet.)
    Teacher: Why didn’t you leave earlier? (Mengapa kamu tidak berangkat lebih awal?)
    Student: I woke up late, Sir. (Saya bangun terlambat, Pak.)

    Dialog 2: Tentang Belajar
    Rina: Why do you like English? (Mengapa kamu menyukai bahasa Inggris?)
    Dina: Because it is interesting and useful. (Karena menarik dan bermanfaat.)
    Rina: Why do you practice every day? (Mengapa kamu berlatih setiap hari?)
    Dina: Because I want to speak fluently. (Karena saya ingin berbicara dengan lancar.)

    Dialog 3: Di Rumah
    Mother: Why are you still awake? (Mengapa kamu masih bangun?)
    Budi: Because I am finishing my homework. (Karena saya sedang menyelesaikan PR.)
    Mother: Why didn’t you do it earlier? (Mengapa kamu tidak mengerjakannya lebih awal?)
    Budi: Because I had football practice. (Karena saya latihan sepak bola.)

    G. Perbedaan “Why” dengan Kata Tanya Lain

    Ada beberapa perbedaaan penggunaan kata tanya “why” dengan kata tanya lainnya. 

    What (Apa) = Menanyakan benda/informasi
    Who (Siapa) = Menanyakan orang
    Where (Di mana) = Menanyakan tempat
    When (Kapan) = Menanyakan waktu
    Why (Mengapa) = Menanyakan alasan
    How (Bagaimana) = Menanyakan cara/kondisi

    H. Kesalahan Umum dalam Penggunaan “Why”

    Ada beberapa kesalahan umum dalam penggunaan kata tanya “why” dalam Bahasa Inggris di antaranya yaitu:

    1. Salah susunan kata
    ❌ Why you are sad?
    ✅ Why are you sad?

    2. Salah bentuk verb setelah “did”
    ❌ Why did she went home?
    ✅ Why did she go home?

    3. Tidak menggunakan auxiliary verb
    ❌ Why you like music?
    ✅ Why do you like music?

    I. Tips Menggunakan “Why”

    Berikut ini beberapa tips menggunakan kata tanya “why” dalam percakapan ataupun tulisan Bahasa Inggris. 
    1. Gunakan “why” untuk menanyakan alasan.
    2. Jawaban biasanya menggunakan “because”.
    3. Gunakan auxiliary verb sesuai tense.
    4. Setelah “did”, gunakan verb 1.

    Dengan demikian, “Why” adalah kata tanya dalam bahasa Inggris yang digunakan untuk menanyakan alasan, penyebab, atau tujuan suatu tindakan maupun peristiwa. Kata ini sangat penting dalam percakapan sehari-hari karena membantu seseorang memahami latar belakang suatu kejadian.
    Dengan memahami arti, fungsi, rumus, pola kalimat, dan contoh dialog, pengguna bahasa Inggris dapat menggunakan “why” secara tepat dalam komunikasi lisan maupun tulisan.

    Post a Comment

    "Terima kasih Anda telah mengunjungi blog kami. Kami berharap Anda dapat memberikan saran, kritik, ataupun dukungan yang positif dan membagun agar kami dapat melakukan perbaikan pada artikel blog kami."

    Previous Post Next Post